Musim peralihan sering kali membawa perubahan cuaca yang drastis, dari panas ke dingin atau sebaliknya. Kondisi ini bisa memicu stres pada tubuh dan menurunkan sistem kekebalan. Oleh karena itu, menjaga daya tahan tubuh menjadi hal yang sangat penting agar tidak mudah jatuh sakit. Salah satu langkah sederhana adalah dengan mempertahankan pola tidur yang cukup, minimal tujuh jam setiap malam, agar tubuh memiliki waktu untuk memulihkan energi.
Nutrisi juga memiliki peranan besar dalam menjaga sistem imun. Mengonsumsi makanan kaya antioksidan seperti buah beri, wortel, dan sayuran hijau membantu melawan radikal bebas. Sementara itu, protein dari ikan, telur, dan kacang-kacangan mendukung regenerasi sel-sel tubuh. Jangan lupakan pentingnya air putih untuk membantu metabolisme berjalan lancar dan menjaga suhu tubuh tetap stabil.
Selain dari makanan, menjaga suasana hati juga berpengaruh terhadap imunitas. Stres yang berlebihan dapat melemahkan daya tahan tubuh, membuat seseorang lebih rentan terhadap infeksi. Luangkan waktu untuk relaksasi, seperti berjalan di alam, bermeditasi, atau melakukan hobi yang disukai. Dengan keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental, tubuh akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan cuaca yang berubah-ubah.
